Surat Al ‘Alaq Ayat 9 Arab, Latin dan Arti Perkata Beserta Tafsir.
اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙ
Ara’aital-lażī yanhā.
Tahukah kamu tentang orang yang melarang
Surat Al ‘Alaq Ayat 9 Arti Perkata
| يَنْهٰىۙ | الَّذِيْ | اَرَاَيْتَ |
| yanhā. | l-lażī | Ara’aita |
| ia melarang | yang/orang-orang | apakah kamu lihat/pendapatmu |
Tafsir Wajiz
Wahai Rasul atau siapa saja, bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang
Tafsir Tahlili
(9-10) Allah bertanya kepada Nabi Muhammad, yang maksudnya meminta beliau memperhatikan orang yang melarang manusia melakukan salat. Orang yang dilarang adalah Nabi Muhammad saw untuk melakukan salat di Masjidil Haram. Sedangkan yang melarang adalah Abu Jahal.
Ia mengancam Nabi saw dengan kata-kata:
قَالَ أبو جَهْلٍ: لَئِنْ رَأَيْتُ مُحمَّدًا يُصَلِّي عِنْدَ الكَعْبَةِ لَأَطََأَنَّ عَلَى عُنُقِهِ. فَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: لَئِنْ فَعَلَ لَأَخَذَتْهُ الْمَلاَئِكَةُ. (رواه البخاري عن ابن عباس)
Abµ Jahal berkata, “Jika saya melihat Muhammad salat di Ka’bah, saya akan lindas-lindaskan tengkuknya (ke tanah).” Ketika hal itu sampai kepada Nabi saw., beliau bersabda, “Jika itu ia lakukan, malaikat akan menghajarnya.” (Riwayat al-Bukhari dari Ibnu ‘Abbas)
Sumber: Quran Kemenag RI
Tafsir Ibnu Katsir
Lihat tafsir ayat 1
Tafsir Quraish Shihab
Apakah kamu perhatikan orang tiran yang melarang seorang hamba untuk melakukan salat ketika hendak melaksanakan salat?
Tafsir Al Jalalain
(Bagaimana pendapatmu) lafal Ara-ayta dan dua lafal lainnya yang sama nanti mengandung makna Ta’ajjub (tentang orang yang melarang) yang dimaksud adalah Abu Jahal.