Surat Al ‘Alaq Ayat 10 Arab, Latin dan Arti Perkata Beserta Tafsir.
عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ
‘Abdan iżā ṣallā.
seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?
Surat Al ‘Alaq Ayat 10 Arti Perkata
| صَلّٰىۗ | اِذَا | عَبْدًا |
| ṣallā. | iżā | ‘Abdan |
| shalat | apabila | hamba |
Tafsir Wajiz
seorang hamba ketika dia melaksanakan salat? Adakah yang lebih mengherankan daripada kelakukan orang (Ab Jahl) yang menghalang-halangi hamba-Ku (Nabi Muhammad) mendekatkan diri kepada Tuhan yang telah memberinya kehidupan dan kecukupan?
Tafsir Tahlili
(9-10) Allah bertanya kepada Nabi Muhammad, yang maksudnya meminta beliau memperhatikan orang yang melarang manusia melakukan salat. Orang yang dilarang adalah Nabi Muhammad saw untuk melakukan salat di Masjidil Haram. Sedangkan yang melarang adalah Abu Jahal.
Ia mengancam Nabi saw dengan kata-kata:
قَالَ أبو جَهْلٍ: لَئِنْ رَأَيْتُ مُحمَّدًا يُصَلِّي عِنْدَ الكَعْبَةِ لَأَطََأَنَّ عَلَى عُنُقِهِ. فَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: لَئِنْ فَعَلَ لَأَخَذَتْهُ الْمَلاَئِكَةُ. (رواه البخاري عن ابن عباس)
Abµ Jahal berkata, “Jika saya melihat Muhammad salat di Ka’bah, saya akan lindas-lindaskan tengkuknya (ke tanah).” Ketika hal itu sampai kepada Nabi saw., beliau bersabda, “Jika itu ia lakukan, malaikat akan menghajarnya.” (Riwayat al-Bukhari dari Ibnu ‘Abbas)
Sumber: Quran Kemenag RI
Tafsir Ibnu Katsir
Lihat tafsir ayat 1
Tafsir Al Jalalain
(Seorang hamba) yang dimaksud adalah Nabi Muhammad saw. (ketika dia mengerjakan salat.)
Tafsir Quraish Shihab
Apakah kamu perhatikan orang tiran yang melarang seorang hamba untuk melakukan salat ketika hendak melaksanakan salat?