Tafsir Surat Asy Syams Ayat 1 Arab, Latin dan Arti Perkata

Surat Asy Syams Ayat 1 Arab, Latin dan Arti Perkata Beserta Tafsir.

وَالشَّمْسِ وَضُحٰىهَاۖ

Wasy-syamsi wa ḍuḥāhā.

Demi matahari dan sinarnya pada waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),

Surat Asy Syams Ayat 1 Arti Perkata

وَضُحٰىهَاۖوَالشَّمْسِ
wa ḍuḥāhā.Wasy-syamsi
dan cahayanya pagi haridemi matahari

Tafsir Wajiz

Demi matahari dan semburat sinarnya pada pagi hari. Penciptaan matahari, peredarannya pada poros dan orbitnya membuktikan kuasa Allah. Sinarnya yang terang dan panas sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia di bumi.

Tafsir Tahlili

(1-2) Allah bersumpah dengan matahari dan cahayanya pada waktu duha yang sangat terang dan kontras dengan sesaat sebelumnya di mana kegelapan menutup alam ini. Kemudian Allah bersumpah dengan bulan yang bertolak belakang dengan matahari, sebab ia bukan sumber cahaya tetapi hanya menerima cahaya dari matahari.

Menurut kajian ilmiah, cahaya di pagi hari adalah yang paling lengkap kekayaan panjang gelombangnya. Oleh karena itu, cahaya matahari pagi paling baik khasiatnya bagi manusia. Matahari adalah sumber energi utama bagi manusia, sedang cahayanya terdiri dari cahaya tampak, inframerah, dan ultraviolet.

Cahaya tampak memiliki tujuh spektrum yang berbeda dan masing-masing memiliki kegunaan yang berbeda bagi tubuh manusia. Adapun inframerah bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit pada otot-otot, dan ultraviolet berfungsi sebagai fitokatalis yang mempercepat perubahan pro-vitamin D yang ada pada kulit manusia menjadi vitamin D.

Sumber: Quran Kemenag RI

Tafsir Al Jalalain

(Demi matahari dan cahayanya di pagi hari) yaitu sewaktu memancarkan sinarnya di pagi hari.

Tafsir Ibnu Katsir

Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Demi matahari dan cahayanya di pagi hari. (Asy-Syams: 1) Yakni sinarnya di waktu pagi.

Qatadah mengatakan bahwa makna firman-Nya, “Waduhaha,” artinya seluruh siang hari, bukan hanya pagi hari saja. Ibnu Jarir mengatakan bahwa yang benar ialah bila dikatakan bahwa Allah bersumpah dengan menyebut matahari dan siang hari, karena sinar matahari yang terang terdapat di siang hari.

Tafsir Quraish Shihab

[[91 ~ ASY-SYAMS (MATAHARI) Pendahuluan: Makkiyyah, 15 ayat ~ Pada permulaan surat ini, Allah bersumpah demi sejumlah makhluk ciptaan-Nya yang begitu besar–yang menunjukkan betapa sempurnanya keesaan dan kekuasaan-Nya–bahwa orang yang menyucikan dirinya dengan keimanan dan ketaatan akan memperoleh kemenangan dan keberuntungan, dan bahwa orang yang mencelakakan dirinya dengan bersikap ingkar dan berbuat maksiat akan memperoleh kerugian.

Setelah itu, Allah memperlihatkan bencana yang terjadi pada bangsa Tsamud, kaum Nabi Shâlih, sebagai salah satu contoh yang dapat dijadikan pelajaran oleh setiap pembangkang dan pendusta. Dikisahkan, misalnya, bahwa ketika kaum Tsamûd itu mendustakan Rasul yang dutus kepada mereka dan menyembelih unta, Allah membinasakan mereka semua.

Allah tak akan pernah khawatir terhadap akibat pembinasaan dan apa yang ditimpakan-Nya kepada mereka, karena Dia memang tidak akan ditanya tentang apa yang telah diperbuat. Dia telah menurunkan kepada mereka apa yang berhak mereka terima.]] Aku bersumpah demi matahari: cahaya, terbit dan panasnya.

Tinggalkan komentar