Tafsir Surat Al Qariah Ayat 5 Arab, Latin dan Arti Perkata

Surat Al Qariah Ayat 5 Arab, Latin dan Arti Perkata Beserta Tafsir.

وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوْشِۗ

Wa takūnul-jibālu kal-‘ihnil-manfūsy(i).

dan gunung-gunung seperti bulu yang berhamburan.

Surat Al Qariah Ayat 5 Arti Perkata

الْمَنْفُوْشِۗكَالْعِهْنِالْجِبَالُوَتَكُوْنُ
l-manfūsy(i).kal-‘ihnil-jibāluWa takūnu
dihambur-hamburkanseperti bulugunung-gunungdan adalah

Tafsir Wajiz

Dan pada hari kiamat itu pula gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Gunung yang demikian kekar diempaskan sehingga menjadi abu, kemudian disapu oleh angin dahsyat hingga beterbangan, menjadikan bumi terhampar rata.

Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah mengungkapkan bahwa gunung-gunung yang telah hancur itu beterbangan dari tempatnya seperti bulu halus yang diterbangkan angin. Lalu bagaimanakah keadaan manusia yang mempunyai tubuh yang lemah itu bila mengalami al-qari’ah itu.
Banyak terdapat dalam Al-Qur’an ayat-ayat tentang keadaan gunung-gunung pada hari Kiamat, di antaranya

Allah berfirman:

وَتَرَى الْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَّهِيَ تَمُرُّ مَرَّ السَّحَابِ

“Dan engkau akan melihat gunung-gunung, yang engkau kira tetap di tempatnya, padahal ia berjalan (seperti) awan berjalan.” (an-Naml/27 : 88)

وَكَانَتِ الْجِبَالُ كَثِيْبًا مَّهِيْلًا

“Dan menjadilah gunung-gunung itu seperti onggokan pasir yang dicurahkan.” (al-Muzzammil/73: 14)

وَّسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًاۗ

“Dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.” (an- Naba’/78: 20)

Semua keterangan tersebut untuk menjelaskan bahwa gunung-gunung yang besar dan kuat seharusnya tetap tidak dapat digerakkan, tetapi al-Qari’ah dapat menghancurkannya, apalagi manusia makhluk yang lemah.

Sumber: Quran Kemenag RI

Tafsir Ibnu Katsir

Lihat tafsir ayat 1

Tafsir Quraish Shihab

Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu berwarna yang dihamburkan, bagian-bagiannya terpisah beterbangan di udara ke sana ke mari.

Tafsir Al Jalalain

(Dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan) atau bagaikan wool yang terhambur-hamburkan, karena ringannya, sehingga jatuh kembali rata dengan tanah.

Tinggalkan komentar