Tafsir Surat Al Lahab Ayat 4 Arab, Latin dan Arti Perkata

Surat Al Lahab Ayat 4 Arab, Latin dan Arti Perkata Beserta Tafsir.

وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ

Wamra’atuh(ū), ḥammālatal-ḥaṭab(i).

(begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).

Surat Al Lahab Ayat 4 Arti Perkata

الْحَطَبِۚحَمَّالَةَوَّامْرَاَتُهٗ
l-ḥaṭab(i).ḥammālataWamra’atuh(ū),
kayu bakarpembawadan istrinya

Tafsir Wajiz

Abu Lahab akan masuk neraka, dan demikian pula istrinya, Ummu Jamil Arwa binti Harb bin Umayyah, sang pembawa kayu bakar berduri. Dia meletakkannya di sepanjang jalan yang dilalui Nabi untuk menjebak beliau. Dia juga gemar menyebar fitnah kepada Nabi dan para pengikutnya.

Tafsir Tahlili

(4) Allah menegaskan bahwa istri Abµ Lahab akan diazab sebagaimana suaminya. Istrinya bernama Arwa binti Harb, saudara perempuan Abu Sufyan bin Harb. Dia diazab karena usahanya menyebarkan fitnah dan memadamkan dakwah Nabi Muhammad. Orang Arab mengatakan bahwa orang yang berusaha menyebarkan dan merusak hubungan antara manusia seolah-olah ia membawa kayu api antara manusia, seakan-akan dia membakar silaturrahim antara mereka. Ada pula yang mengatakan bahwa istri Abµ Lahab menaruh duri, pecahan kaca, dan kotoran di jalan yang biasa dilalui Nabi Muhammad dengan maksud untuk menyakiti beliau.

Sumber: Quran Kemenag RI

Tafsir Quraish Shihab

Dan istinya, si penyebar fitnah di kalangan orang banyak, juga akan masuk ke dalam api neraka.

Tafsir Al Jalalain

(Dan begitu pula istrinya) lafal ini di’athafkan kepada Dhamir yang terkandung di dalam lafal Yashlaa, hal ini diperbolehkan karena di antara keduanya terdapat pemisah, yaitu Maf’ul dan sifatnya; yang dimaksud adalah Umu Jamil (pembawa) dapat dibaca Hammalaatun dan Hammaalatan (kayu bakar) yaitu duri dan kayu Sa’dan yang banyak durinya, kemudian kayu dan duri itu ia taruh di tengah jalan tempat Nabi saw. lewat.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Swt:

Dan (begitu pula) istrinya pembawa kayu bakar. (Al-Lahab: 4)

Istri Abu Lahab dari kalangan wanita Quraisy yang terhormat dan termasuk pemimpin kaum wanitanya bernama Ummu Jamil, nama aslinya ialah Arwah binti Harb ibnu Umayyah, saudara perempuan Abu Sufyan. Dia membantu suaminya dalam kekufuran dan keingkarannya terhadap perkara hak yang dibawa oleh Nabi Saw. Karena itulah maka kelak di hari kiamat ia menjadi pembantu yang mengazabnya dalam di neraka Jahanam. Di dalam firman berikutnya disebutkan:

Tinggalkan komentar